Jumat, 21 Oktober 2016

Wisata Korea yang Wajib Dikunjungi

7 Wisata Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

Bukchon Village








Korea Selatan menjadi salah satu tempat yang menarik untuk berwisata, terutama di kalangan masyarakat Asia seperti China, Hongkong, Jepang, dan Taiwan. Seiring dengan menjamurnya kebudayaan Korea di bidang music atau yang lebih dikenal dengan K-Pop, jumlah kunjungan wisatawan ke Korea khususnya Korea Selatan mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Bukan hanya tentang K-Pop-nya yang menarik untuk dinikmati, Korea Selatan juga memiliki banyak tempat wisata yang pantas untuk dikunjungi sebagai pengisi waktu berlibur. Mulai dari tempat bersejarah atau museum, gedung pertunjukan hingga wisata alamnya yang indah.
Pengurusan visa kunjungan ke Korea Selatan yang mudah hingga jalur penerbangan internasional yang tersedia menjadikan perjalanan berlibur ke Korea Selatan sangatlah dinantikan banyak orang. Banyak agensi travel yang menyediakan tour trip ke Korea Selatan dalam berbagai bentuk paket wisata. Tetapi jika pengunjung menginginkan berpetualang di Negara Gingseng ini, pengunjung bisa berangkat secara pribadi.

TEMPAT WISATA DI KOREA SELATAN

Berikut adalah tempat wisata di Korea Selatan yang paling popular dan menjadi tujuan utama para wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

PULAU JEJU

Pulau Jeju

Jejudo, atau lebih dikenal dengan sebutan Pulau Jeju, ada juga yang menyebut Pulau Jeju dengan sebutan Pulau Dewata. Pulau Jeju merupakan wisata yang sangat populer di Korea Selatan. Pulau yang memiliki julukan sama dengan Pulau Bali ini banyak dikunjungi wisatawan dari mancanegara yang bertambah setiap tahunnya. Pulau Jeju menjadi tempat paling favorit sebagian besar sepasang pengantin baru yang ingin berbulan madu. Perbedaan Pulau Jeju dengan pulau yang lain adalah adanya campuran batu volkanik, cuara yang sering hujan dan iklim yang sangat sejuk.
Pulau Jeju juga menawarkan berbagai kegiatan untuk para wisatawan, misalnya hiking di Halla-san yang merupakan puncak tertinggi di Korea Selatan untuk menyasikan matahari terbit dan terbenam diatas lautan, melihat air terjun yang megah dan tabung lava, Jeju Loveland, bahkan wisatawan juga bisa menunggangi kuda, atau sekedar berbaring di pinggiran pantai.
Bukan hanya wisata alam yang sajikan oleh Pulau Jeju. Di pulau ini juga dapat ditemui beberapa museum, seperti Folklore and Natural History Museum, Jeju Independence Museum, Museum Pendidikan Jeju, Jeju Teddy Bear Museum dan beberapa museum menarik lainnya.

TEATER NANTA, MYEONGDONG

Teater Nanta, MyeongDong


Teater Nanta merupakan tontonan paling terkenal di Seoul, Korea Selatan. Teater ini juga menjadi salah satu wisata wajib untuk dikunjungi saat berwisata ke Korea Selatan. Teater Nanta pertama kali dipentaskan pada tahun 1997
Lokasi perjuntukan teater Nanta berapa di lantai 3 dan lantai 5 Gedung UNESCO yang berada di pusat keramaian Myeongdong. Pengunjung yang menyasikan teater Nanta akan disuguhi drama komedi nonverbal dengan latar dapur dan menggunakan alat memasak sebagai alat music perkusinya.
Tidak sedikit penonton yang terpukau dengan suguhan aksi-aksi teatrikalnya yang dikombinasikan dengan keahlian memainkan alat-alat music dapur sebagai instrument musik. Untuk dapat menikmati tontonan ini, pengunjung harus membeli tiket masuk sebesar 40 ribu hingga 60 ribu won. Biasanya tiket dijual secara online atau dapat dibeli di lokasi pertunjukan.

MENARA SEOUL

Menara Seoul


 
Untuk menuju Menara Seoul, wisatawan bisa menaiki bus, mobill kabel, atau dengan berjalan kaki. Tetapi jika ingin mengambil foto-foto yang keren sambil menikmati suasana malam Kota Seoul, wisatawan disarankan menaiki mobil kabel. Banyak pasangan yang mengunjungi Menara Seoul pada malam hari untuk menikmati suasana romantis dan damai.
Pada puncak menara terdapat Observatory Digital, teleskop bertenaga tinggi. Wisatawan cukup membayar 500 ₩ untuk menggunakannya. selain itu pengunjung juga akan disuguhi pemandanga malam Kota Seoul yang dapat dilihat dari jendela menara.
Salah satu keunikan Menara Seoul ini adalah pada puncak menara terdapat tempat yang disebut Locks of Love. Konon, sepasang kekasih dapat mengabadikan cinta  mereka dengan cara memasang gembok di pagar dan membuang kuncinya sebagai tanda pengharapan cinta kasih akan terus bersama. Selain itu, terdapat juga Pesan Cinta Keramik, dimana wisatawan dapat menulis atau berfoto dengan kekasih di ubin, kemudian menempelkannya di sudut yang disediakan di lantai pertama menara. Tempat ini sering dijadikan tempat syuting beberapa drama Korea, seperti Princess Hours, Boy Before Flowers, dan masih banyak lagi.

ISTANA GYEONGBOK

Istana Gyeongbok


Sebenarnya ada lima istana utama yang terletak di Seoul, diantaranya Istana Gyeongbok, Changgyeong Palace, Istana Changdeok, Doksu Palace, dan Istana Kyonghi. Kelima istana ini dikenal dengan sebutan “Lima Istana”. Dari kelima istana tersebut, Istama Gyeongbok-lah yang paling besar dan paling terkenal yang dibangun pada tahun 1397. Istana ini juga menjadi istama utama Dinasti Joseon.
Di dalam Istana Gyeongbok juga terdapat Museum Nasional Rakyat Korea (National Folk Museum of Korea). Pada museum ini, wisatawan dapat menyewa baju tradisional Korea dan berfoto untuk mengabadikan momen wisata di sana. Pada area yang sama juga ada pemandu wisata yang akan mengajak wisatawan berkeliling dengan mengunakan bahasa Inggris dan gratis. Namun, biaya masuk untuk Istana Gyeongbok ini sebesar 3000 ₩.

KUIL BONGEUNSA

Kuil-Bongeunsa


Kuil Bongeunsa terletak pada disrtrik Gangman, Seoul. Gangman sendiri merupakan kawasan elit dengan laju pertumbuhan ekomoni yang cukup cepat. Pada distrik ini pula terdapat kuil tua yang dibangun pada tahun kesepulun pemerintahan Raja Shilla Wongseong atau sekitar tahun 794.
Untuk menikmati wisata ini, wisatawan tidak dikenakan biaya apapun. Namun, wisatawan harus mengikuti rute yang sudah ditentukan. Kuil Bongeunsa merupakan kuil Buddha yang indah. Sangat kontras dengan bangunan tinggi dan modern di sekelilingnya. Namun, tidak ada satu bangunan di Gangnam yang mampu mngalahakan keindahan Kuil Bongeunsa ini.

BUKCHON VILLAGE

Bukchon Village


Bukchon Village akan membawa para wisatawan kembali pada jejak masa lalu Negara Korea Selatan. Di sini wisatawan dapat menyaksikan rumah-rumah tradisional berjajar dengan rapid an masih terjaga kelestariannya. Kawasan ini dikelilingi oleh bangunan dan gedung-gedung modern yang tinggi di Seoul. Bukchon Village terletak di antara Istana Gyeokbok, Istana Changdeok dan Jongmyo Shrine. Wisatawan dapat mengunakan subway line 3 menuju Anguk Station, lalu turun dari pintu 2. Setelah sampai di Anguk Station, berjalan kearah utara sekitar 300 meter untuk sampai ke Bukchon Village.

MYEONGDONG

Myeongdong

Myeongdong merupakan surge belanja di Korea Selatan. Berbagai macam model pakaian terbaaru ada di tempat ini. Jiwa ingin melihat pakaian apa yang sedang naik daun di Korea Selatan, Myeongdong adalah pilihan yang sangat tepat. Selain pakaian, tempat ini juga menjual banyak produk kosmetik dan kecantikan mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Sama halnya dengan wisata belanja lainya, Myeongdong juga menyediakan aneka kuliner yang menarik, mulai dari jajanan pinggir jalan hingga tempat makan. Ini yang membuat Myeongdong menjadi tempat yang pas untuk dijadika wisata penutup ketika berkunjung ke Korea Selatan, karena wisatawan bisa membelikan oleh-oleh sambil menikmati jajanan khas Korea di sini.
Demikian gambaran singkat tentang wisata di Korea Selatan yang cukup digemari para pelancong. Jika ingin berkunjung ke Korea Selatan, sebaiknya pada musim gugur atau pada bulan September sampai November. Karena pada saat itu cuaca sangatlah hangat, cerah dan indah. Jika berkunjung pada musim dingin maka jangan sampai melewatkan olahraga ski. Sedangkan pada musim semi, yang terjadi pada Bulan April hinga Mei wisatawan akan disuguhi bunga sakura yang indah. Pada musin ini biasanya jumlah wisatawan membludak, sehingga wisatawan harus dari jauh-jauh hari memesan holet atau penginapan di sekitan area wisata yang akan dikunjungi. Terakhir pada musim panas, udara di sekitar akan terasa lembab dan panas. Namun tidak jarang pula wisatawan yang berlibur pada musim ini. Semoga berlibur ke Korea Selatan dapat menghilangkan jenuh dan penat karena pekerjaan dan tugas kuliah. (USA)

Rekomendasi Sambel Parah

Resto Sambel Parah 
Meski, baru dibuka. Restoran Sambel Parah yang berada di bilangan Ciputat ini, banyak dikunjungi. Dengan sajian sambal super pedas, menjadi buruan dan rekomendasi para penikmat kuliner, khususnya mereka yang suka pedas. 
Hampir kebanyakan orang suka makanan pedas. Tak heran jika ada jenis baru makanan pedas, langsung diburu. Apalagi jika menu tersebut punya rasa dan harga yang super spesial, seperti yang ditawarkan oleh Resto Sambel Parah.
“Parah sendiri memiliki arti ‘Paket Murah’ ala Sambal Parah. Ini adalah solusi bagi masyarakat khususnya mahasiswa yang ingin makan enak, kenyang dan pastinya murah,
Bertempat di depan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Ciputat, Tangerang Selatan. Resto Sambal Parah sesuai dengan kocek makan para mahasiswa. Meski menawarkan harga yang pas di kantong mahasiswa, rasa masakan yang disajikan Resto Sambal Parah tidaklah murahan.
Untuk rasa tidak main-main, dengan rasa sambalnya yang super parah pedasnya. Harga yang ditawarkan, mulai dari Rp 12.000 hingga Rp 16.000 per paket. Dengan harga paket tersebut, para pengunjung sudah mendapatkan nasi putih, ayam bakar/goreng, lalapan, sambal, dan es teh manis. 
Tidak hanya mengundang selera lewat paket menunya. Disain yang unik dengan suasana resto yang cozy, membuat Anda nyaman berada di dalamnya.
Untuk penataan tempat sengaja mendesain tata ruang resto  dengan menggunakan barang bekas. Di antaranya tong yang disulap menjadi kursi, dengan sentuhan cat minyak dan tambahan bantalan, membuat Anda merasa nyaman saat duduk. Kami juga membudayakan daur ulang, dengan memanfaatkan barang-barang bekas.   
Bagi Anda yang tidak suka makanan pedas. Resto Sambal Parah, juga memiliki Café Parah. Café berkapasitas 80 orang ini, didesain layaknya sebuah lounge yang dilengkapi fasilitas wifi dan game online gratis. Menunya lebih bervariasi. Seperti roti bakar, kopi dan mie, untuk harga masih standar mahasiswa. (USA)
samabal-parah-2

Menjadi Mahasiswa Termuda di Usia yang Baru 12 Tahun



Menjadi Mahasiswa Termuda di Usia yang Baru 12 Tahun
                           

            Namanya Cendikiawan Suryaatmaja asal Indonesia, yang akrab dipanggil Diki. Dengan prestasi yang sangat membanggakan mengingat di usianya yang masih sangat muda, setara dengan usia masuk sekolah menengah pertama pada umumnya yaitu 12 tahun dan sekarang ia sudah menjadi Mahasiswa termuda di salah satu kampus terbaik yaitu University of Waterloo, Ontario, Kanada. Meskipun Diki bukan yang pertama kalinya, namun pihak kampus juga membenarkan bahwa hal tersebut jarang terjadi di institusi mereka. Apalagi di Indonesia sendiri banyaknya anak yang mendapat kesempatan besar seperti Diki, jumlahnya masih sedikit. Di kampus tersebut, Diki akan menjadi Mahasiswa kehormatan dan mengambil jurusan fisika. Sejak masih sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, Diki mengambil jalur akselerasi di Indonesia. Ia juga pernah mengikuti Olimpiade Fisika pada usia 11 tahun. Sesuai peminatannya, Ia memilih mendalami ilmu Sains, karena ia berkeinginan untuk mengeksplorasi dan menemukan penemuan-penemuan baru. Juga bisa menciptakan berbagai energi yang dapat diperbaharui adalah impian besarnya dimasa depan. Saat ini Diki sedang mempersiapkan kegiatan kuliahnya, ia dan keluarganya pindah ke Kanada dan memilih tinggal di apartemen yang tidak jauh dari kampusnya. Seperti anak-anak yang akan memasuki kehidupan baru lainnya, Diki sangat antusias dan bersemangat untuk segera memulai kegiatan perkuliahan dan bertemu teman-teman baru. Tinggal dilingkungan yang baru apalagi negara yang berbeda, Diki sudah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkannya nanti apalagi ia sudah memiliki agenda khusus yang akan ia jalani disana. Diki juga mengungkapkan walaupun ia tinggal dilingkungan barunya, ia akan tetap merindukan kampung halamannya. Dari kisah Diki inilah, patut menjadi inspirasi bagi kita bahwa jika kita memiliki kemampuan dan kemauan dengan bekerja keras terus mengasah kemampuan dalam belajar, maka sebuah titik balik yang baik akan kembali kepada diri sendiri dan dapat mewujudkan impian tersebut. (USA)

Senin, 17 Oktober 2016

Minggu, 16 Oktober 2016

Sampah Berbuah Berkah

Sebagai barang bekas, sampah dianggap tidak memiliki nilai. Apalagi sampah-sampah plastik. Kamu pasti pikir sampah-sampah yang ada di tempat sampah udah gak ada gunanya lagi. Jangan salah, ditangan orang kreatif dan peduli, sampah-sampah tersebut disulap menjadi barang baru dan memiliki kualitas baik.
Adalah seorang Ibu Wulan, ibu rumah tangga lulusan Universitas Indonesia yang peduli dengan lingkungan. Ibu Wulan melihat di sekitar tempat tinggalnya, banyak timbunan sampah yang dibiarkan begitu saja. Selain gak enak dipandang, banyak penyakit yang ditimbulkan dari timbunan sampah tersebut. Ibu Wulan memiliki inisiatif untuk mengolah sampah tersebut menjadi barang berguna. Sebagai ibu rumah tangga biasa, Ibu Wulan suka mengikuti kegiatan pengajian RT dan kegiatan ibu-ibu PKK. Bermodalkan kegiatan tersebut, Ibu Wulan mengajak ibu-ibu sekitar rumahnya untuk membantu mengolah sampah plastik menjadi barang bermutu baik.
Semua usaha Ibu Wulan tidaklah berjalan mulus. Ada aja hambatan yang ditemui. Ibu Wulan harus memanggil seorang ahli untuk mengajari ibu-ibu membuat kerajinan dari sampah plastik. Namanya juga keterampilan, tidak semua ibu-ibu yang bisa dan terampil dalam mengolah sampah-sampah tersebut. Ibu Wulan dengan sabar dan tekun mengajari ibu-ibu lainnya untuk bisa membuat kerajinan.
Sesuai dengan pepatah, usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Ibu Wulan bersama ibu-ibu sekitar rumahnya sudah bisa mengolah sampah plastik menjadi barang kualitas baik. Tas, tempat pensil, bando,dompet, barang-barang itulah yang dihasilkan darisampah-sampah plastik. Mengangkat brand IBU RATU. Mereka menjual hasil kerajinan di bazaar-bazaar serta dari mulut kemulut. IBU RATU itu ada kepanjangannya loh. Ikatan IBu-Ibu RT Satu. Yap, hanya dengan kreatifitas segala yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kepedulian Ibu Wulan dengan lingkungan, terutama sampah menjadikan dia mendapat berbagai penghargaan atas kegiatan yang dilakukannya. Sukses terus IBU RATU.
(ARU)

Sekolah Master (Masjid Terminal)

Akses ke ruang kelas sekolah MasTer.
 Sekolah yang terletak di

Jln. Margonda No.58 Terminal Terpadu Kota Depok 16431 Jawa Barat


Desain luar kelas MasTer
MASTER berdiri sejak 28 Oktober 2000 dan memiliki program utama untuk memberikan pendidikan gratis bagi masyarakat miskin dan yang termarginalkan. MASTER melayani anak-anak pengamen, pengasong dan anak-anak kurang mampu dengan memberikan pendidikan gratis dari tingkat PAUD sampai tingkat SMA.

Tampak depan Sekolah Yayasan Insan Mandiri

Add caption
(RRA)

Barber Girl

Biasanya, seorang tukang cukur rambut pria adalah seorang pria. Dan dilakukan juga oleh seorang pria. Tetapi tidak dengan wanita 25 tahun ini. Lebih dikenal dengan nama mbak Tutuy, dengan nama aslinya Sri Astuti. Berawal dari membuka usahanya yaitu Barbershop. Ia kesulitan untuk mencari hairstylist sebagai penunjang kesuksesannya dalam berbisnis barbershop ini.
“Aku awalnya hanya mencoba belajar sendiri, otodidak. Lalu aku mencoba terjun untuk mengikuti kursus mencukur” sambil tertawa,  Ia menjelaskan bagaimana ia bisa menjadi seorang tukang cukur rambut pria.
Berbisnis barbershop tidaklah mudah, dan cepat untuk membalikan modal awal, karena untuk pembelian alat cukur terbilang tidaklah murah. Maka dari itu, ia mulai mempromosikan dirinya sebagai seorang Barber Girl. Penampilan yang nyentrik dan sexy, rambut panjang berwarna, tubuh penuh dengan tattoo, itulah gaya mbak Tutuy.
Banyak pelanggan yang berdatangan, tidak hanya dari Jakarta, tetapi Bekasi, Karawang, hingga dari Medan pun, datang untuk bertemu dan mencoba untuk dicukur rambutnya oleh mbak Tutuy. Lokasi barberhop berada di, Jalan Mindiraya, Blok O no. 37, Koja, Tanjung Priok. Dengan nama Ol’skool BarberShop.

Mungkin seorang mbak Tutuy, bukan satu-satunya barber girl yang berada di Indonesia. Tetapi ia banyak memberi inspirasi terhadap perempuan bahwa, pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pria, bisa di lakukan juga oleh wanita, begitu pula dengan mencukur rambut pria.

Article by : AR

Sabtu, 15 Oktober 2016

Pelestarian Layang-Layang

Layang-layang adalah permainan yang sering dimainkan oleh anak kecil. Namun, tahukah anda bahwa layang-layang memiliki museumnya lho! Banyak orang yang belum tahu tentang musem layang-layang.


Dalam museum ini, pengunjung bukan hanya bisa melihat layangan saja tetapi juga diajak untuk menonton film layang-layang yang pernah dimainkan. Mulai dari layangan tradisional, kreasi sampai yang berasal dari mancanegara. Selai itu, di museum layang-layang bisa juga belajar membuat layangan sendiri. Alat dan bahan pun disiapkan oleh pengelola musem. Harga tiket masuk pun sangat terjangkau, yaitu hanya Rp. 15.000 saja.


Musem yang dimiliki oleh Ibu Endang Ernawati ini berdiri pada tahun 2003. Kecintaanya pada layang-layang memotivasi Ia untuk mendirikan musem. Menariknya kalau biasanya museum itu dibangun dengan campur tangan pemerintah, namun musem yang satu ini murni dibangun oleh perorangan atau dapat dikatakan sebagai badan swasta.


Tindakan yang dilakukan Ibu Endang sangat menginspirasi kita, agar tidak berhenti melestarikan budaya. Ya, maklum saja kecanggihan teknologi saat ini lebih menarik, ketimbang permainan tradisional. (IRA)

Jumat, 14 Oktober 2016

Barber Girl

Mbak Tutuy Barber Girl di Ol'Skoll BarberShop







Photo by : AR 
                Ol'Skoll BarberShop                
 Jalan Mindi Blok O No.37, Lagoa, Koja, Tanjungpriok, Kota Jkt Utara

Rabu, 12 Oktober 2016

Ruang Terbuka Hijau Penyejuk Alam



Ruang Terbuka Hijau Penyejuk Alam


Depok - Taman Lembah Gurame, merupakan sebuah area yang kurang terawat, kurang terpelihara, dan kurang termanfaatkan. Area ini pernah digunakan oleh beberapa pihak tanpah izin. Taman yang terletak di Jl Gurame Perumnas Depok 1. Telah di serahkan kepada Pemerintah Kota Depok dengan luas lahan kurang lebih 3,3 Ha. 


Beranjak dari keperihatinan semakin minimnya fasilitas publik dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang disebutkan bahwa setiap Kota atau Kabupaten wajib menyediakan ruang terbuka hijau  sebesar 30% dari luas wilayahnya. 


Taman Lembah Gurame saat ini sudah tak asing lagi bagi warga Depok. Selain tempatnya mudah ditemukan dan terdapat pula aktivitas yang ada di taman ini, seprti adanya komunitas biola yang meramaikan taman. Anggota  Aliance Violin Community, Tama mengatakan, “tempatnya nyaman karena inikan taman, banyak kerluarga juga yang datang kesini jadi ni alasan saya untuk memilih tempat ini untuk menghibur”.


Selain itu di taman ini terdapat pohon yang hampir punah seperti pohon Kayu Putih, Cemara balon, Spathodea, Dadap dan Matoa. Dan adapun fasilitas yang tersedia seperti wahana bermain anak, gazebo, kolam ikan, lapangan futsal dan fitness corner. Selain itu banyak pula orang tua yang membawa anaknya untuk sekedar berfoto dan berolahraga. (RRA)